× Foto kegiatan terakhir :

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH

Media Object

BERITA

2018-05-12 23:35:16

Media Object

2018-04-15 19:34:17

PPDB 2018-2019

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2018-2019 tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya SMA Kartika XIX-1 Bandung akan melaksanakan PPDB nya dalam 3 gelombang dan terdapat placement test sehingga tahap PPDB 2018 menjadi :

1. pendaftaran, calon peserta didik dan orang tua akan memperoleh informasi PPDB

2. seleksi masuk, calon peserta didik melaksanakan test untuk mengetahui kemampuan akademik calon peserta didik

3. pelunasan administrasi, pelunasan administrasi untuk calon yang lolos tahap seleksi masuk dan bagi yang tidak lolos diperbolehkan untuk mendaftar kembali pada gelombang berikutnya

4. input data, melengkapi data pribadi dan keluarga calon peserta dididk untuk keperluan data serta wawancara

5. wawancara, penggalian potensi dari peserta didik dan penyampaian informasi SMA Kartika XIX-1 Bandung kepada calon peserta didik dan orang tua

6. pengukuran PSAS, pengukuran seragram dan sepatu

PPDB TP 2018-2019 Gelombang I dibuka pada tanggal 16 April sd. 11 Mei 2018

2018-04-13 17:53:13

UNBK 2018

Dengan mengucap syukur alhamdulullah UNBK di SMA Kartika XIX-1 Berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.

UNBK tingkat SMA/MA yang diseleneggarakan serentak se Indonesia pada tanggal 9 sd. 12 April 2018, dalam pelaksanaan UNBK kali ini diikuti oleh 270 siswa SMA Kartika XIX-1 Bandung yang terbagi dalam 3 ruang dan 3 sesi.

Akhir kata mudah-mudahan siswa SMA Kartika XIX-1 Bandung mendapatkan hasil yang baik.

2018-03-18 20:45:58

USBN 2018

Jakarta, Kemendikbud (kemdikbud.go.id) --- Perubahan konsep ujian sekolah pada tahun 2018 tidak hanya berlaku di jenjang sekolah dasar (SD), melainkan juga di jenjang SMP dan SMA/SMK. Pada tahun sebelumnya, ujian tingkat akhir di SMP dan SMA/SMK ada dua jenis ujian, yakni Ujian Sekolah (US) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Tahun ini, hanya ada USBN yang akan mengujikan semua mata pelajaran. Dengan demikian, tidak ada lagi pelaksanaan ujian sekolah di jenjang SMP dan SMA/SMK.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Totok Suprayitno mengatakan, sebanyak 25 persen soal dalam USBN 2018 akan dibuat oleh Pusat sebagai soal jangkar (anchor), sedangkan 75 persen soal akan dibuat oleh guru yang dikonsolidasikan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

USBN 2018 di jenjang SMP dan SMA/SMK juga akan menerapkan jenis soal esai. Jumlah butir soal esai sebesar 10 persen dari total butir soal. Dengan begitu, guru-guru yang tergabung dalam MGMP harus membuat soal yang berbentuk pilihan ganda dan esai dengan mengacu pada kisi-kisi yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Totok menuturkan, keterlibatan guru dalam membuat soal USBN bisa menjadi acuan atau tolok ukur dalam melakukan pemetaan terhadap kemampuan guru. “Esai yang membuat juga (guru) sekolah. Jadi yang tahu seberapa bobotnya hanya sekolah, jadi diserahkan ke sekolah. Dalam membuat soal juga harus mempertimbangkan bobot, itu dilakukan di MGMP,” katanya dalam jumpa pers tentang USBN 2018 di Kantor Kemendikbud, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala BSNP Bambang Suryadi mengatakan, posisi USBN menjadi strategis, terutama sejak ujian nasional (UN) tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Menurutnya, USBN menjadi suatu kegiatan penilaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan.

“Dalam sistem pendidikan nasional kita ada tiga jenis penilaian, yaitu penilaian oleh pendidik, penilaian oleh satuan pendidikan, dan penilaian oleh pemerintah pusat dalam bentuk ujian nasional,” ujar Bambang.

Ia juga menuturkan, pendidikan di Indonesia menerapkan sistem pendidikan berbasis standar. Dalam USBN, standar tersebut terletak pada kisi-kisi USBN yang mengacu pada standar isi dan standar kompetensi. “Karena itu, USBN ini mengukur capaian kompetensi siswa yang ada di dalam standar pendidikan kita,” tuturnya.

Terkait soal USBN yang berupa esai, Bambang mengatakan, BSNP dan Balitbang Kemendikbud akan membuat panduan bagi guru dalam mengoreksi jawaban esai. Nilai pilihan ganda dan esai berada pada rentang 0 s.d. 100. “Sekolah yang akan menentukan pembobotan itu,” kata Bambang. Ia menambahkan, waktu pelaksanaan USBN diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan. Sekolah atau satuan pendidikan diperbolehkan menentukan jadwal USBN sebelum atau setelah ujian nasional, dengan  syarat guru sudah menuntaskan kurikulum atau pembelajaran bagi peserta didiknya. (Desliana Maulipaksi)

Siswa

2017-05-18 12:00:00

PELEPASAN DAN PENGUKUHAN SISWA KELAS XII

Tempaan dan latihan bagi para peserta didik yang bersifat fisik, kedisiplinan, mental, spiritual dan keilmuan dimulai sejak peserta didik masuk kelas X seperti: Kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), KGB (Kemah Gabungan Bersama), Sanlat (Pesantren Kilat Ramadhan), Progsus Mawar dan m

Guru

2017-09-13 15:28:23

Workshop

Kegiatan tahunan yang dilaksanakan di SMA Kartika XIX-1 Bandung untuk lebih meningkatkan kompetensi tenaga pendidikan dalam proses kegiatan pembelajarannya yang sesuai dengan Kurikulum yang berlaku yaitu Kurikulum 2013 dimana kurikulum 2013 kali ini telah dilakukan revisi demi kesempurnaan dan te

Organisasi

2016-02-05 13:38:52

Diklat Pramuka

Di awali dari hari in hingga minggu (5, 6 dan 7 Februari 2016) Ekstrakulikuler Pramuka mengadakan Diklat kelanjutan dari Pra Diklat yang telah dilaksanakan 2 minggu sebelumnya. Pembukaan Diklat Pramuka dilaksanakan sebelum keberangkatan lokasi diklat yang akan dilaksanakan di Ranca Upas, upacara pe
Alumni

2018-04-10 07:34:10

Media Object
Media Object
SMA Kartika XIX-1 Bandung
Terakreditasi "A"
Jl. Taman Pramuka No. 163
Tlp. (022) 7205802 Bandung 40114
E-mail : smaks101@smaks1.sch.id
Media Object Media Object Media Object Media Object Media Object